Mengenal lebih dekat lembaga konsultan riset dan politik terpercaya yang telah mendampingi ratusan kandidat sejak 2009.
Berbekal pengetahuan dan pengalaman sebagai aktivis dan peneliti, tim MSCI langsung terjun sebagai Litbang dan Tim Pemenangan yang mensupport salah satu Partai Politik dan Presiden pada tahun 2009.
Pasca Pemilu 2009, kami membentuk Lembaga Konsultan Riset, Komunikasi dan Politik yang terintegrasi (Integrated Research and Politic Marketing Communication) bernama Media Survei Center Indonesia (MSCI).
MSCI berkomitmen menjadi Pusat Data dan Informasi Riset serta Komunikasi Politik di Indonesia, sehingga diharapkan bisa menjadi referensi politik bagi masyarakat Indonesia. MSCI berperan aktif dan terlibat langsung dalam Proses Pemenangan Pilkada sejak 2009.
Setiap tahapan pekerjaan dijalankan dengan mengoptimalkan Sumber Daya yang dimiliki MSCI — SDM, Pemikiran, Jaringan, hingga Keuangan — semua ditujukan untuk memberikan Tingkat Kepuasan Tertinggi kepada Klien.
Pengaturan kerja yang rapi dan sistematis di bawah orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. MSCI membangun Hubungan Kerja yang tidak hanya akrab, tetapi juga profesional di semua lini.
Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Keterbukaan hubungan dengan Klien menjadi pola komunikasi untuk bersama-sama mencari solusi — baik dalam pelaksanaan pekerjaan maupun hasil analisa data.
Oleh Helmi Panggabean – Direktur MSCI Group
Tidak ada tahapan pekerjaan dan setiap langkah yang direkomendasikan tim MSCI yang tidak dipantau dan diperhitungkan segala resikonya. Dipertimbangkan aspek positif dan negatifnya, semuanya diukur efektivitasnya menggunakan alat ukur yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Semua tahapan pekerjaan dan langkah yang direkomendasikan tim MSCI dirancang melalui proses diskusi dan perencanaan yang matang dengan berbasis data dan didiskusikan dengan berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Tim MSCI menjalankan semua tahapan pekerjaan bersandar pada standar kualitas yang ditetapkan, dikendalikan melalui metode Pengendalian Kualitas yang berjenjang, semisal dalam kegiatan Riset: Briefing, Roleplay, Witnesses, serta Recheck By Visit maupun By Phone.
Setelah melalui Proses yang Terukur, Terencana dan Terkendali, tujuan akhirnya adalah Informasi yang Akurat sesuai fakta yang terjadi di lapangan, sehingga ketika dianalisa akan menghasilkan sebuah Strategi yang Jitu.